• Jumat, 20 Mei 2022

Warga Setia Darma Tolak THM di Ruko Kalimas 2 Tambun Selatan, Ini Alasannya

- Sabtu, 20 November 2021 | 08:15 WIB
Ssalah satu THM di Ruko kalimas 2 yang ditolak warga karena meresahkan dan ganggu ketentraman warga... (SATUARAH.CO)
Ssalah satu THM di Ruko kalimas 2 yang ditolak warga karena meresahkan dan ganggu ketentraman warga... (SATUARAH.CO)

SATUARAH.CO - Warga Kampung Jatibaru, Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan menolak adanya tempat hiburan malam (THM) yang lokasinya berdekatan dengan permukiman warga lantaran meresahkan dan mengganggu ketentraman masyarakat setempat.

Bahkan puluhan warga Kampung Jatibaru RT 01, 02, 03 RW 01 Dusun III Desa Setia Darma tersebut sudah menandatangani penolakan tentang keberadaan THM yang berada di Ruko Kalimas 2 tersebut.

"Intinya, Kami warga Kampung Jatibaru Desa Setia Darma keberatan dengan adanya THM di Ruko Kalimas 2 yang meresahkan dan mengganggu ketentraman warga lantaran lokasinya berdekatan dengan permukiman warga,”tegas Arief Rahman Hakim, tokoh pemuda Kampung Jatibaru.

Baca Juga: Ketum SDI: Putusan MK dalam Sengketa Pilkada Papua Dinilai Sangat Dangkal dan Kontroversi

Politisi Partai Golkar Kabupaten Bekasi ini menambahkan, warga Kampung Jatibaru melalui Pengurus Wilayah Dusun III telah melayangkan surat penolakan keberadaan THM kepada pengelola Ruko Kalimas 2 yang ditandatangani Ketua RT 01, 02, 03 Ketua RW 01/III, Ketua Dusun III dan Kepala Desa Setia Darma.

“Ya, kami menolak adanya tempat hiburan malam yang berada di lingkungan kami, karena sangat meresahkan. Apabila pihak pengelola Ruko Kalimas 2 tidak mengindahkan surat warga, maka akan dilakukan aksi penolakan agar THM tersebut segera ditutup,” tandas Arief Rahman Hakim, Sabtu (20/11/21).

Baca Juga: Muktamar ke-34 NU di Lampung Ditunda, Ini Penjelasan Panitia

Selain dekat pemukiman warga, tambah Arief, lokasi THM tersbut juga dekat dengan sarana pendidikan yakni hanya 20 meter dan sarana ibadah 30 meter.

Bahkan Arief menduga, THM tersebut tidak memiliki izin dari instansi terkait dan melanggar Pasal 7 Ayat 1 Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bekasi Nomor 3 Tahun 2016 tentang Jenis Usaha Pariwisata yang dilarang.

Halaman:

Editor: Budhie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X