• Rabu, 10 Agustus 2022

Nah Loh!! GMI Bakal Buka Posko Pengaduan ASN Korban Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bekasi

- Jumat, 20 Mei 2022 | 19:18 WIB
Riden, Ketua Umum Gerakan Masyarakat Indonesia (GMI)  (SATUARAH.CO)
Riden, Ketua Umum Gerakan Masyarakat Indonesia (GMI) (SATUARAH.CO)

SATUARAH.CO - Masyarakat Kabupaten Bekasi dikejutkan dengan beredar luasnya draft rotasi mutasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi beberapa bulan lalu.

Draft itu berisikan nama-nama ASN dan jabatan awal hingga posisi baru yang bakal diisi. Hal ini sontak membuat publik di Kabupaten Bekasi bertanya-tanya.

Baca Juga: Soal Penetapan Pj Bupati Bekasi, Bhagasasi Institut Beri Saran Buat Kemendagri, Begini Katanya

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Gabungan Masyarakat Indonesia (GMI) Riden mengatakan, menyebarnya draft rotasi mutasi di lingkungan Pemkab Bekasi tentunya memiliki dampak negatif ke depan.

"Saya merasa prihatin dengan adanya beberapa temuan terkait dugaan praktik jual beli jabatan yang dilakukan para oknum calo.
Kami DPP GMI sudah mengantongi beberapa temuan terkait dugaan praktik jual beli jabatan yang dilakukan para oknum calo tersebut," bebernya, Jumat (20/5/22).

Riden menambahkan, sebagai kontrol sosial, pihaknya akan terus mengawal kasus yang berkaitan dengan rotasi mutasi tersebut.

Baca Juga: Defend ID Holding BUMD Berkolaborasi dengan Pemkab Subang Tanam 5 Ribu Pohon Produktif

"Biarkan saja mereka bersaing sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas mereka masing-masing. Kami sangat miris dan merasa terpanggil dengan adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Bekasi itu," tandasnya.

Untuk itu, Riden mengatakan, pihaknya siap menampung dan membuka posko pengaduan para ASN yang sudah menjadi korban praktik jual beli jabatan tersebut.

Halaman:

Editor: Budhie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lestarikan Alam dengan Cara Nuswantara

Senin, 23 Mei 2022 | 12:49 WIB
X