• Jumat, 20 Mei 2022

Laboratorium Suara Indonesia Tempatkan Airlangga Hartarto Capres Terfavorit

- Selasa, 18 Januari 2022 | 16:54 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (foto: Instagram). (telusur.co.id)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (foto: Instagram). (telusur.co.id)

SATUARAH.CO – Laboratorium Suara Indonesia (LSI) kembali menggelar survei dengan kuisioner mengenai pilihan partai politik jika pemilihan anggota DPR diselenggarakan saat ini. Hasilnya elektabilitas PDI Perjuangan paling tinggi dengan 17,4 persen.

“Dengan memasukkan hitungan MoE, ada dua partai yang berpeluang mempunyai dukungan suara di atas 10 persen saat survei dilakukan, yaitu Partai Gokar 17,1 persen dan Partai Gerindra 14,3 persen,” ujar Direktur Eksekutif LSI Albertus Dino dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/1/2022).

Sementara itu, lanjut Dino, partai lain yang memperoleh suara di atas ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen adalah Demokrat dengan 6,4 persen, PKB 6,2 persen, PKS 5,7 persen dan Partai Nasdem 4,4 persen, serta PAN 4,1 persen.

Baca Juga: Atasi Pinjol Ilegal, Ridwan Kamil Minta Bank Bjb Jadi Solusi

Kemudian, partai yang di bawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold di antaranya PPP 2,2 persen, Perindo 1,8 persen, Hanura 1,7 persen, PRIMA 1,6 persen, Garuda 1,2 persen, PBB 1,2 persen, Berkarya 0,9 persen, PKPI 0,8 persen, PSI 0,6 persen, Gelora 0,6 persen, dan Partai Umat 0,2 persen.

“Namun, masih ada 11,6 persen responden dalam survei ini yang tidak menjawab pertanyaan tentang pilihan,” terangnya, dilansir satuarah.co dari telusur.co.id.

Dalam penelitian ini didapati bahwa 83,6 persen responden menginginkan figur Capres 2024 yang dapat menghadapi dampak ekonomi dan sosial akibat Covid-19.

Baca Juga: Ketum PKB Bedah Rumah di Cianjur, Sukria: Terima Kasih Pak Muhaimin

Kemudian 86,6 persen responden menilai, saat ini Indonesia butuh pemimpin yang mau mendengar keluh kesah rakyatnya, dan bekerja keras menyelesaikannya.

Halaman:

Editor: Dudun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X