Tawuran di Cibitung, Seorang Remaja Tewas Akibat Luka Bacok

- Minggu, 22 Januari 2023 | 14:15 WIB
JJ dirawat intensif akibat luka bacok saat aksi tawuran
JJ dirawat intensif akibat luka bacok saat aksi tawuran

SATUARAH.CO - Aksi tawuran remaja kembali terjadi di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi. Tawuran dua kelompok itu memakan korban. Satu korban harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, sedangkan satu korban lainnya meregang nyawa, karena terluka parah akibat bacokan yang dideritanya.

Aksi tawuran yang merenggut nyawa Dwi Andrian (18), warga Kampung utan RT 02/025 Kelurahan  Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi itu terjadi pada Minggu (21/1/23) dini hari, saat salah satu teman korban bernama Alfin Adi Saputra yang mendapat pesan WA yang berisi mengajak ribut atau tawuran oleh kelompok pemuda lain.

Baca Juga: Hadiri Ajang Pemilihan Putra Putri Kampus Institut STIAMI, Ini Pesan Plt Wali Kota Bekasi

Bak gayung bersambut, kelompok Alpin dan beberapa temannya termasuk korban yang meninggal dunia menanggapi ajakan tawuran tersebut, dengan kesepakatan dan merencanakan aksi tawuran dilaksanakan di Pool Pasir samping dealer mobil wuling, Tambun Selatan.

Dengan menggunakan sepeda motor, kelompok Alpin Cs dengan terlebih dahulu berkumpul di salah satu rumah di Darussalam dekat underpass Cibitung. Kemudian langsung menuju Pool Pasir samping dealer mobil Wuling, Tambun Selatan.

Sampai di lokasi yang telah disepakati, ternyata lawan mereka belum juga datang. Kemudian kelompok Alpin Cs tersebut menunggu. Lantaran kondisi di tempat tersebut ramai, kelompok Alpin Cs bergeser ke arah Pasar Induk Cibitung dan nongkrong di sebuah bengkel di Jalan Raya Teuku Umar dekat Pasar Induk Cibitung.

Baca Juga: Mungkin yang Pertama di Kota Bekasi, Pengurus RW 01 Harapan Jaya Ini Gelar Raker di Puncak Bogor

Selang beberapa lama kemudian, sekira pukul 02.00 WIB, datang kurang lebih 30 orang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor langsung menyerang.

Karena kalah jumlah dari kelompok tersebut, kelompok Alpin Cs mencoba melarikan diri ke dalam gang, akan tetapi dikejar oleh para pelaku hingga mengakibatkan DA dan satu temannya JJ terkena luka sabetan celurit dari kelompok yang menyerangnya.

Melihat ada dua korban terluka, membuat kelompok penyerang langsung membubarkan diri. Sementara itu, kedua korban yang terluka oleh temannya dilarikan ke rumah sakit Sentra Medika Cibitung. Namun naas, korban DA meninggal dunia sesampainya di rumah sakit Sentra Medika akibat banyaknya luka bacok. 

Baca Juga: Perspektif Sosial Legal dalam Perkara Pembunuhan Berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat

Sedangkan satu korban lainnya, JJ yang juga mengalami luka bacok saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit Sentra Medika Cibitung.

Sementara, kasus tewasnya DA akibat diserang sekelompok pemuda lainnya yang mengajak tawuran masih dalam penanganan Polsek Cikarang Barat Kabupaten Bekasi. √

Editor: Budhie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X