Tunjang Optimalisasi Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian, PNBP Imigrasi Tembus Rp 4 Triliun

- Kamis, 1 Desember 2022 | 22:07 WIB

SATUARAH.CO - Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi mencapai angka Rp 4 Triliun pada hari ini, Kamis (1/11/22). Pemasukan tertinggi berasal dari layanan visa, yang menyentuh hampir Rp 1,8 Triliun.

“Peningkatan PNBP tahun 2022 yang signifikan harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk optimalisasi penegakan hukum keimigrasian. Pengelolaan PNBP harus tepat guna dan tidak digunakan secara eksesif untuk hal-hal yang tidak esensial,” ujar Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Widodo Ekatjahjana di Batam.

Baca Juga: 84 Bidang Tanah Seluas 850.642 M2 yang Terafiliasi dengan Terpidana Benny Tjokrosaputro Disita Eksekusi

Ia melanjutkan, menurut pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terdapat potensi loss PNBP sekitar Rp 3 Triliun per tahun dengan diterapkannya kebijakan Bebas Visa Kunjungan yang ditujukan bagi 169 negara (sebelum pandemi Covid-19). Akan tetapi, dengan diterapkannya penangguhan pemberian BVK dan penerapan Visa on Arrival bagi negara-negara tersebut sejak masa pandemi, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Direktorat Jenderal Imigrasi menembus angka Rp 4 Triliun Rupiah pada hari ini (1 Desember 2022).

Baca Juga: Program 'Kejaksaan RI Peduli' Bagi Korban Gempa Cianjur Kembali Digelar, Ini Harapan Jaksa Agung

"Angka tersebut hampir empat kali lipat jika dibandingkan dengan realisasi target PNBP tahun lalu. Capaian pendapatan ini adalah indikator fungsi Imigrasi sebagai fasilitator pembangunan ekonomi masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Plt Dirjen Imigrasi: Masyarakat yang Sewakan Kendaraan ke WNA Agar Berhati Hati

Adapun realisasi PNBP berdasarkan OMSPAN per 30 November 2022 pukul 19.49 adalah sebesar Rp4.030.090.797.551 dengan rincian sebagai berikut:
1.  Paspor        : 1,209,072,500,000
2.  Visa             : 1,766,249,697,550
3. Izin Tinggal : 948,364,100,000
4. Kim Lainnya :106,404,500,001

“Realisasi belanja kita sejauh ini hanya fokus di pelayanan. Padahal untuk wilayah kerja keimigrasian yang memiliki wilayah laut seperti Kepri, fokus di pengawasan juga dibutuhkan. Oleh karena itu, Ditjen Imigrasi menganggarkan untuk 10 kapal patroli di tahun 2023,” tandasnya. .

Realisasi target PNBP tahun ini bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan penerimaan negara dari Imigrasi sebelum Pandemi Covid-19. Tahun 2017, realisasi PNBP Ditjen Imigrasi adalah Rp 1,8 Triliun, sedangkan pada tahun 2018 mencapai Rp 2,1 Triliun. Tepat sebelum pandemi dimulai, Imigrasi mencetak angka penerimaan sebesar Rp 2,5 Triliun hingga akhir 2019. √

Editor: Budhie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X