• Senin, 29 November 2021

Kinerja Disdik Kab. Bekasi Dinilai Buruk, Susilo Wibowo Minta Pembangunan SDN Waluya 3 Ditinjau Ulang

- Senin, 22 November 2021 | 14:22 WIB
Kuasa hukum Yayasan Pendidikan Islam Al-Qomariyyah, Susilo Wibowo dari Kantor Advokat SW & Partners Law Office. (Dudun Hamidullah)
Kuasa hukum Yayasan Pendidikan Islam Al-Qomariyyah, Susilo Wibowo dari Kantor Advokat SW & Partners Law Office. (Dudun Hamidullah)

SATUARAH.CO – Kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi, dinilai buruk. Penilaian itu diutarakan kuasa hukum Yayasan Pendidikan Islam Al-Qomariyyah, Susilo Wibowo dari Kantor Advokat SW & Partners Law Office kepada satuarah.co, di kantornya, Senin (22/11/2021).

“Timbulnya protes pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SDN Waluya 3 di areal lahan fasilitas sosial – umum (fasos-fasum) Perumahan Bumi Citra Lestari (BCL) Blok E21 dan E30, Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, merupakan bukti kinerja disdik buruk,” katanya.

Susilo Wibowo juga mengaku kecewa atas pelayanan administrasi di Disdik Kabupaten Bekasi. Pasalnya, beberapa waktu lalu dia bersurat ke disdik, namun suratnya dinyatakan hilang.

“Masa surat di kantor bisa hilang. Untungnya surat tanda terima dari disdik masih saya simpan, sehingga mereka tidak bisa mengelak,” katanya.

BACA JUGA; Jangan Berkhayal Mau Bubarkan, Menko Mahfud Sebut Kekuatan Hukum MUI Sangat Kokoh

Selain itu, lanjut Susilo Wibowo, pihak Disdik terkesan cuci tangan atas pembangunan USB SDN Waluya 3 di Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara.

“Kata pejabat di disdik, pembangunan USB SDN Waluya 3 itu bukan di era kepemimpinan sekarang, melainkan era pejabat sebelumnya,” kata Susilo Wibowo.

Padahal, sambung dia, pembangunan USB SDN Waluya 3 itu dianggarkan pada tahun anggaran (TA) 2021. “Kelihatan banget cuci tangannya. Giliran terjadi masalah, pejabat di disdik tidak mau bertanggung jawab,” ketusnya.

Susilo Wibowo mengungkapkan, beberapa waktu lalu pihaknya bersurat ke Kepala Dinas Pendidikan Carwinda, dengan tembusan disampaikan kepada Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim.

Halaman:

Editor: Dudun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Cirebon: Pergunu Harus Mampu Berinovasi

Rabu, 20 Oktober 2021 | 22:18 WIB

Siswa Keluhkan Server ANBK yang Tidak Memadai

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:47 WIB
X