• Selasa, 26 September 2023

Pemkot Bekasi Tindaklanjuti Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Siswi SMPN 6 Pondok Gede, Ini Penjelasannya

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 20:46 WIB
 (DP3A Kota Bekasi)
(DP3A Kota Bekasi)

SATUARAH.CO - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menindaklanjuti kasus dugaan pencabulan terhadap siswi SMPN 6 Pondok Gede yang dilakukan terduga pelaku oknum pegawai SMPN 6 dengan melakukan koordinasi dengan Komisioner Bidang Hukum Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi tentang Kasus tersebut.

Kasus ini pun tengah diselidiki pihak Polres Metro Bekasi Kota dengan mengamankan terduga pelaku dan tindakan yang diperlukan lainnya.

Hasil koordinasi memutuskan untuk melakukan kroscek ke SMPN 6, Senin (1/8/22), setelah sebelumnya mendapati informasi bersumber dari rekan media pada Minggu (31/8/22), tentang berita viral terkait kasus tersebut di media sosial.

Baca Juga: Wabup Subang: Guru Penggerak Harus Siap dan Mampu Mengayomi Anak Didik

Dalam kroscek lapangan tersebut menindaklanjuti berita yang sudah viral di medsos dan mengcrosscek apakah benar mengenai berita yang beredar di medsos.

Pihak kepala SMPN 6 Kota Bekasi membenarkan tentang berita yang kini sudah beredar dan viral di medsos tersebut dan pihak sekolah juga sudah menangani dengan mengadakan rapat dengan para guru dan akan memanggil si pelaku dan menanyakan tentang berita yang beredar tersebut.

Tetapi si pelaku sudah diamankan oleh Polisi dan dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota pada Senin pagi, sambil menunggu ada pihak korban yang melapor.

Baca Juga: Camat Cibitung Apresiasi Warga Kelurahan Wanasari Swadaya Perbaiki Jaling Rp 1,7 Miliar

Tim menanyakan pada pihak sekolah mengenai korban-korban yang ada, pihak sekolah tidak mengetahui karena memang belum ada murid atau korban yang melapor, tapi pihak sekolah mencoba memanggil murid yang mengetahui kejadian pada saat pelaku melecehkan murid.

Tim kemudian mendalami dengan mewawancarai murid tersebut di ruang kepala sekolah, maka murid tersebut menceritakan bahwa dia juga pernah mengalami hal yang tidak mengenakan dari si pelaku dan setelah digali lebih dalam, maka dari murid tersebut mendapatkan info bahwa ada korban-korban lain yang mendapatkan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh si pelaku.

Setelah mendapatkan info, tim memanggil dan mewawancarai korban sebanyak 9 siswa terdiri dari murid yang masih duduk di bangku kelas VIII dan IX dan Alumni SMPN 6 Pondok Gede Kota Bekasi, dengan hasil bahwa ke 9 murid tersebut memang mengalami hal yang tidak menyenangkan dari si pelaku dengan cara ada yang dipeluk, dipegang-pegang tangannya, di lihat ke arah yang tidak senonoh dan mendapatkan stiker-stiker yang tidak lazim didapatkan oleh seorang murid yang masih dibawah umur yang dikirimkan melalui whatsapp oleh pelaku tersebut.

Baca Juga: Bupati Imron Apresiasi 'Cirebon Expo 2022', Ini Menurutnya

Kemudian, 3 orang murid yang kini sudah menjadi alumni dipanggil untuk menghadap ke Polres, yang satu untuk melapor dan 2 lainnya sebagai saksi atas kejadian yang dialami atas berita yang beredar dan viral tersebut untuk di BAP di Polres Metro Bekasi Kota.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi, drg. Tetty Manurung beserta jajaran segera menindaklanjuti dan bersinergi dengan KPAD untuk melakukan pendampingan merecovery kondisi siswi-siswi korban pencabulan di SMPN 6 Pondok Gede Kota Bekasi dengan membentuk Tim Pendampingan Psiko Sosial. √

Halaman:

Editor: Budhie

Sumber: DP3A Kota Bekasi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baznas Kab Bekasi Bantu Modal Usaha 500 Pelaku UMKM

Kamis, 14 September 2023 | 10:32 WIB
X