• Rabu, 10 Agustus 2022

BMKG Lakukan Pemutakhiran Data Kekuatan Gempa, Guncang Pantai Selatan Lebak Banten

- Sabtu, 12 Maret 2022 | 23:19 WIB
 (Mufreni)
(Mufreni)

SATUARAH.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemutakhiran data kekuatan gempa yang mengguncang Pantai Selatan Lebak, Banten menjadi magnitudo 5,1, dari yang sebelumnya M5,3, Sabtu (12/3/22).

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, Gempa yang terjadi pukul 12.31.07 WIB itu berpusat di laut pada jarak 28 kilometer arah selatan Cihara, Kabupaten Lebak dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Nah Loh, Atap Gedung Kantor PWI Bekasi Bocor, Padahal Belum Serah Terima

"Gempa selatan Lebak ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut," kata Daryono.

Gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan geser mengiri (sinistral strike-slip). Jika mencermati mekanisme sumber gempa Lebak yang dipicu sesar geser mengiri (sinistral strike-slip) maka ada dugaan pembangkit gempa tersebut merupakan kemenerusan Sesar Cimandiri di laut dengan karakteristik mekanisme geser mengiri juga.

Baca Juga: Polres Subang Gencar Jemput Bola, Sukseskan Vaksinasi Covid 19

Dikatakan, meski gempa berkedalaman dangkal dan berpusat di laut, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami karena magnitudo relatif kecil sehingga deformasi yang terjadi belum mampu mengganggu kolom air laut.

"Gempa Lebak dirasakan di Malingping, Cinangka, Bayah, Pelabuhan Ratu dalam skala intensitas III-IV MMI. Di Kota Lebak, Panggarangan, Labuan dirasakan dalam skala intensitas III MMI. Di Munjul, Tanara, Anyer, Cianjur, Kota Sukabumi, gempa dirasakan dalam skala intensitas II-III MMI, sedangkan di Kota Serang, Tangerang, Serpong, Jakarta guncangan juga dirasakan dalam skala intensitas II MMI, " bebernya.

Baca Juga: Dongkrak Triple Helix, Dirtekbang PT Dahana Gandeng ITB  

Halaman:

Editor: Budhie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X