• Rabu, 10 Agustus 2022

Gegara Kekeringan Gak Ada Pasokan Air, Petani Padi di Babelan Terancam Merugi

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:51 WIB
 (SATUARAH.CO/KARTA SASMITA)
(SATUARAH.CO/KARTA SASMITA)

SATUARAH.CO - Di musim kemarau ini, meskipun minimnya air dari saluran sekunder untuk mengaliri air ke sawah, petani masih sulit dikendalikan. Seperti yang dilakukan para petani di Kecamatan Babelan tetap nekat menanam padi, lantaran mereka tidak mempunyai pilihan, selain tetap menanam padi.

Pohon padi yang sudah ditanam itu sangat membutuhkan air. Akibat kekeringan di sawah yang digarapnya itu dikhawatirkan akan berdampak, selain merugi lantaran hasil panennya berkurang. 

Baca Juga: Hadiri Tabligh Akbar, Wabup Subang: Bulan Muharram Penuh Keutamaan yang Tak Perlu Diragukan

Petani harus ekstra membersihkan sampah di saluran sekunder untuk mengaliri air ke sawah guna mengatasi kekeringan agar bisa membuahkan hasil maksimal, sesuai yang diharapkan.

Salah satu petani, Asparudin (39) anggota Kelompok Tani Bulaksana Desa Kedung Jaya mengaku memiliki garapan sekitar 3 hektar sawah.

Baca Juga: Mantan Camat Babelan Ini Resmi jadi Plt Kadis Kominfosantik Kab Bekasi

Dirinya mengaku, dari seluas 3 hektar sawah yang digarapnya itu, ada yang sudah ditanami padi yang baru berumur seminggu, namun saat ini lahan sawahnya itu kekeringan.

Adapun pohon padi yang sudah berumur sekitar 3 bulan terkena penyakit hama jenis bebeluk atau padinya putih (gabug).

Baca Juga: Tri Adhianto Pimpin Apel Gabungan di Stadion Mini Jatisampurna

Halaman:

Editor: Budhie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mapala UI Kampanyekan #PendakianNetralKarbon

Rabu, 3 Agustus 2022 | 07:54 WIB
X