• Minggu, 3 Juli 2022

Diduga Langgar Kompetensi Relatif,  Majelis Hakim Tolak Gugatan Majalah Keadilan dan Panda Nababan 

- Rabu, 18 Mei 2022 | 21:53 WIB
 (Mufreni)
(Mufreni)

SATUARAH.CO - Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang antara pengugat Majalah Keadilan dan Panda Nababan terhadap advokat Alvin Lim untuk meminta ganti rugi Rp100 milliar atas tuduhan pencemaran nama baik, ditolak majelis hakim. 

Kuasa Hukum Fajar Gora sebelumnya meminta agar majelis hakim mau menerima bukti awal yang mereka ajukan, padahal jadwal sidang adalah putusan Sela.

"Yang mulia, kami menyiapkan 3 alat bukti awal surat untuk diberikan ke majelis hakim, karena Tergugat juga memberikan bukti hari ini," kata Kuasa hukum Panda Nababan dari kantor Fajar Gora, Rabu (18/5/22).

Baca Juga: Kapolres Subang Pantau Prokes di Pabrik dan Cek Karyawan yang Belum Divaksin Booster

Majelis hakim membacakan putusan setelah sidang sempat diskor, pada pukul 15:30 WIB. 

"Menimbang bahwa bukti awal tempat tinggal tergugat di Bekasi dan Pengadilan Negeri Tangerang tidak mempunyai wewenang untuk mengadili berdasarkan kompetensi relatif, maka eksepsi Tergugat harus dikabulkan dan gugatan Pengugat tidak dapat diterima dan pokok perkara tidak perlu dipertimbangkan," ujar Majelis Hakim. 

Sementara itu, Advokat Adi Gunawan, SH, MH menanggapi bahwa putusan Hakim sudah benar, karena dalam gugatan Panda Nababan tertulis alamat Alvin Lim di Bekasi, berarti mereka mengetahui dan menyatakan perihal alamat dalam gugatan.

Baca Juga: Ngeri!! Bangunan SDN Sukamekar 03 Nyaris Ambruk, Kapan Nih Direhab?

Namun, katanya, dalam gugatan mereka daftarkan di PN Tangerang, padahal sesuai kompetensi Relatif, jelas gugatan wajib didaftarkan di PN Tempat domisili tergugat, berarti seharusnya gugatan dilakukan di PN Bekasi. 

Halaman:

Editor: Budhie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X