• Kamis, 20 Januari 2022

Kasus Pemerkosaan di Riau Berakhir Damai, Komisi III DPR Minta Pelaku Dihukum Berat

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:22 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman. (telusur.co.id)
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman. (telusur.co.id)

SATUARAH.CO – Anggota Komisi III DPR, Habiburokhman menyoroti kasus pemerkosaan siswi SMP oleh anak anggota DPRD di Pekanbaru, Riau yang berakhir damai.

Habiburokhman pun menentang keras perdamaian dalam kasus tersebut.

"Saya baca media ada kasus dugaan perkosaan anak di Pekanbaru oleh anak seorang pejabat yang dikatakan berakhir dengan perdamaian. Saya menentang keras," kata Habiburokhman, dilansir satuarah.co dari telusur.co.id, Sabtu (8/1/2022).

Baca Juga: Klaim Ferdinand Hutahaean Mualaf, Pengamat: Tidak Bisa Menggugurkan Proses Hukum

Pasalnya, kata Politikus Partai Gerindra ini sebaiknya tidak ada istilah perdamaian di dalam pemerkosaan dan jika terbukti maka pelaku harus diberikan hukuman seberat-beratnya sebagaimana dalam undang-undang.

"Saya menentang keras tidak ada istilah perdamaian dalam perkosaan apalagi terhadap anak yang ada adalah pelaku kalau terbukti harus dihukum berat, dia harus dihukum sesuai dengan UU yang berlaku," tegas Habiburokhman.

Lebih lanjut anggota Komisi III DPR ini mengatakan, kalaupun ada kompensasi selain di luar urusan pidana, sejatinya tidak menggugurkan pidana utamanya sehingga perkara pidananya tetap berlanjut.

Baca Juga: Ahok Tak Perlu Lagi Maju Pilgub DKI 2024, Politikus Nasdem: Jakarta Tak Butuh Pemimpin Kontroversial

Ia meminta aparat Kepolisian di Riau dapat memperhatikan dan menindaklanjuti soal pemerkosaan itu.

Halaman:

Editor: Dudun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdinand Hutahaean Terancam 10 Tahun Penjara

Selasa, 11 Januari 2022 | 02:01 WIB

BREAKING NEWS: Ferdinand Hutahaen Ditahan

Selasa, 11 Januari 2022 | 01:48 WIB

Ferdinand Hutahaean Yakin Tak Mungkin Jadi Tersangka

Senin, 10 Januari 2022 | 21:35 WIB
X