Catat, Nelayan Enam Muara di Tarumajaya Bakal Gelar Selamatan Laut

- Jumat, 20 Januari 2023 | 22:01 WIB
Tayum, Ketua Koperasi Ketua Koperasi Keraton Tarumajaya Mandiri (Irwan Setiawan/satuarah.co)
Tayum, Ketua Koperasi Ketua Koperasi Keraton Tarumajaya Mandiri (Irwan Setiawan/satuarah.co)

SATUARAH.CO - Para Nelayan di wilayah pesisir Tarumajaya menurut rencana akan menggelar kegiatan spektakuler yakni 'Selamatan Laut', pada Sabtu (28/1/23).

Selamatan Laut tersebut, menurut Tayum, Ketua Koperasi Keraton Tarumajaya Mandiri, akan melibatkan para nelayan di enam Muara di antaranya nelayan Kampung Muara Tawar, Pantai Makmur Tarumajaya, Nelayan Mandala Jaya, Segara Jaya Tarumajaya, Nelayan Sungai Niri Segara Jaya, Nelayan Sungai Muara Karatan, Segara Jaya, Nelayan Sungai Jingkem, Samudera Jaya, Sungai Rindu, Samudera Jaya dan Pantai Makmur.

Dalam kegiatan nelayan enam Muara itu, lanjut Tayum, dirinya dan rekan-rekannya, juga akan menggelar Wayang Kulit Betawi yang berjudul Lahirnya Gatot Kaca dalang Naman dari Kampung Pondok Soga.

Baca Juga: Camat Babelan Pimpin Sertijab Tiga Kepala Seksi, Ini Harapannya

Selain itu, sambungnya, pada Sabtu (28/1/23) pagi akan dilakukan acara melarung Kepala Kerbau dan sesaji ke laut yang dipandu oleh Dalang Naman dengan diiringi musik gamelan.

Yang hebatnya lagi, dalam melarung, para nelayan akan dikawal oleh Camat Tarumajaya, Polairud, Kolinlamil, Basarnas, Rescue, Polsek Tarumajaya, Koramil Tarumajaya dan lainnya lebih dari 14 perahu.

Menurut Tayum, giat melarung Kepala Kerbau di laut merupakan tahun yang ke tiga yang dilakukan pihaknya bersama para nelayan di Tarumajaya yang berjarak 1 mil dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Tawar atau yang dikenal pula dengan Jembatan Cinta.

Baca Juga: DLH Kota Bekasi Hentikan Sementara CFD Pekan Ini, Begini Alasannya Menurut Yulianto

"Alhamdulillah, ini yang ketiga kalinya kami lakukan, sudah tiga tahun berturut-turut. Tapi insya Allah untuk tahun ini, kemungkinan akan lebih besar dan meriah, karena pada dua tahun lalu masih dilarang lantaran Covid 19, jadi tidak banyak melibatkan warga, " ungkap Tayum, yang ditemui di halaman Kantor Kecamatan Tarumajaya, Jumat (20/1/23).

Menurut Tayum, dengan dilakukannya acara ritual tersebut merupakan wujud rasa syukur para nelayan di Tarumajaya atas berkah yang telah dilimpahkan oleh sang Pencipta. Begitu pula untuk mengangkat budaya lokal yang ada di wilayah Tarumajaya.

Disinggung adanya dukungan dari Camat Tarumajaya, Dede Mauludin, Kepala UPT TPI Muara Tawar Lutfi Hamdani dan stake holder lainnya, Tayum mengaku bersyukur dengan banyaknya dukungan dari semua pihak demi mensukseskan gelaran yang digagas para nelayan tersebut.

Baca Juga: Satu dari Lima Korban di Bekasi Diduga Pelaku, Ini Penjelasan Kapolda Metro Jaya

"Alhamdulillah, banyak yang mendukung. Dari Pak Camat, Kolinlamil, Polairud, Kapolsek, Danramil dan stake holder lainnya dengan berharap agar acara yang dilaksanakan nanti berjalan sukses tanpa kendala apapun," imbuhnya.

Tayum juga berharap dengan digelarnya kegiatan tersebut agar wilayah pesisir Tarumajaya, khususnya Kampung Nelayan subur, gemah ripah, selamat dan maju. √

Halaman:

Editor: Budhie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X