• Minggu, 3 Juli 2022

Jadikan Prabowo Presiden, Sekjen Gerindra Minta Kader Jangan Pernah Menyerah Berjuang

- Sabtu, 16 April 2022 | 16:51 WIB
Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani di acara Rapat Koordinasi dan buka puasa bersama keluarga besar Partai Gerindra Provinsi Lampung, Jumat (15/4/22). (telusur.co.id)
Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani di acara Rapat Koordinasi dan buka puasa bersama keluarga besar Partai Gerindra Provinsi Lampung, Jumat (15/4/22). (telusur.co.id)

SATUARAH.CO – Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri acara Rapat Koordinasi dan buka puasa bersama keluarga besar Partai Gerindra Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya Muzani berbicara mengenai loyalitas kader Gerindra tidak boleh henti dan tidak boleh merasa lelah untuk terus memperjuangkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi presiden pada pemilu 2024.

"Gerindra Lampung baru saja diumumkan kepengurusan baru. Dari daftar kepengurusan ini ada wajah lama dan wajah baru. Tapi itu tidak boleh menyurutkan loyalitas, semangat, dan komitmen kita untuk terus berjuang menjadikan Prabowo sebagai presiden" kata Muzani, dilansir dari telusur.co.id, Sabtu (16/4/22).

Baca Juga: Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Sahri Ingatkan Siswa SMAN 9 Tambun Selatan Peduli Terhadap Sesama

"Saya minta kepada Ketua Gerindra Lampung yang baru, Saudara Mirza untuk mulai menyingsingkan lengan baju dari sekarang bersama rangting dan seluruh struktur yang ada demi menyongsong Gerindra yang lebih baik," imbuhnya.

Muzani melanjutkan, dalam berpartai ada kalanya menyenangkan dan tidak. Ada kalanya keputusan keputusan yang ada itu sesuai harapan dan sebaliknya.

Namun di Partai Gerindra perjuangan tidak boleh berhenti ketika seseorang purna tugas dalam kepemimpinannya. Perjuangan, kata Muzani, harus terus berlanjut demi wujudkan ideologi dan cita-cita partai. Karena ideologi dan cita-cita Partai Gerindra adalah untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu adil dan makmur.

Baca Juga: Cegah Gangguan Tibum, Kelurahan Wanasari Gandeng TNI Polri Gelar Patroli Malam

"Pergantain kepemimpinan adalah ujian loyalitas bagi setiap kader partai. Jika kita bisa menerima itu semua, maka itu adalah kader sejati partai, kader yang loyal. Loyalitas diperlukan untuk mewujudkan ideologi partai yaitu kekuasaan yang diperuntukan untuk keadilan dan kemakmuran rakyat Indonesia yang bersatu," tegas Muzani yang juga Wakil Ketua MPR itu.

Halaman:

Editor: Dudun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X