• Selasa, 9 Agustus 2022

Survei Capres-Cawapres 2024: Anies-Sandi Tertinggi

- Kamis, 13 Januari 2022 | 19:31 WIB
Survei nasional Center for Indonesian Reform (CIR) bekerja sama dengan Datasight Indonesia menunjukan komposisi latar belakang ideologi politik pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sangat berpengaruh. (telusur.co.id)
Survei nasional Center for Indonesian Reform (CIR) bekerja sama dengan Datasight Indonesia menunjukan komposisi latar belakang ideologi politik pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sangat berpengaruh. (telusur.co.id)

SATUARAH.CO – Survei nasional Center for Indonesian Reform (CIR) bekerja sama dengan Datasight Indonesia menunjukan komposisi latar belakang ideologi politik pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sangat berpengaruh.

Hal tersebut dapat dilihat dari perubahan tingkat keterpilihan (elektabilitas) calon presiden tertentu bila dipasangkan dengan calon wakil presiden dari berbagai latar belakang ideologi.

Berdasarkan hasil survei kepada 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, elektabilitas Prabowo Subianto sebagai calon presiden masih lebih tinggi dibandingkan dengan elektabilitas tokoh lain seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono dan Puan Maharani.

Namun, elektabilitas Prabowo Subianto berubah begitu disandingkan dengan tokoh lain dari beberapa latar belakang ideologi.

Baca Juga: Persiapan MotoGP Mandalika 2022 Terus Dimatangkan, Hadi Harapkan Gelaran Berjalan Lancar

“CIR dan Datasight Indonesia coba menanyakan kepada responden nama-nama tokoh yang layak menjadi calon presiden dan calon wakil presiden,” kata Direktur Datasight Indonesia, Radhiatmoko, dalam paparan hasil survei nasional tentang Simulasi Keterpilihan Pasangan Capres dan Cawapres 2024, Kamis (13/1/2022).

Selanjutnya, kata dia, dari nama-nama tersebut dibuat beberapa simulasi pasangan calon berdasarkan ideologi dan latar belakang dukungan sosial politik masing-masing tokoh.

“Hasil surveinya ternyata menunjukan perubahan elektabilitas yang beragam," katanya, dilansir satuarah.co dari telusur.co.id.

Artinya, lanjut Radhiatmoko, partai ataupun tokoh yang ingin maju sebagai calon presiden dalam kontestasi pilpres 2024 harus memperhatikan betul latar belakang ideologi politik calon pasangannya. Karena jika salah memilih maka elektabilitasnya bisa terjun bebas.

Halaman:

Editor: Dudun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X