• Jumat, 20 Mei 2022

Soal Penahanan Ferdinand, GP Ansor: Percayakan pada Penegak Hukum

- Rabu, 12 Januari 2022 | 14:26 WIB
Ketua PP GP Ansor, Luqman Hakim, meminta kepolisian agar selama proses hukum berjalan, Ferdinand Hutahaean, yang merupakan seorang mualaf diberi kesempatan untuk mendapat bimbingan agama Islam. (satuarah.co)
Ketua PP GP Ansor, Luqman Hakim, meminta kepolisian agar selama proses hukum berjalan, Ferdinand Hutahaean, yang merupakan seorang mualaf diberi kesempatan untuk mendapat bimbingan agama Islam. (satuarah.co)

SATUARAH.CO – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor menghormati dan mengapresiasi langkah tegas polisi dalam menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka.

Ketua PP GP Ansor, Luqman Hakim, meminta kepolisian agar selama proses hukum berjalan, Ferdinand Hutahaean, yang merupakan seorang mualaf diberi kesempatan untuk mendapat bimbingan agama Islam.

"Supaya yang bersangkutan dapat semakin mendalami dan melaksanakan ajaran dan syariat Islam," kata Luqman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Penangkapan Ferdinand Huatahean

Selain itu langkah cepat dan tegas polisi dalam kasus ini diarapkan dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat. Sehingga dapat dicegah potensi meluasnya kegaduhan publik yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat.

"Meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polisi dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, tanpa menghakimi terlebih dahulu, hingga kelak putusan pengadilan dijatuhkan," ujarnya.

Politisi PKB ini mengajak kepada seluruh masyarakat untuk lebih bijaksana menggunakan media sosial agar kemajuan teknologi informasi dapat sungguh-sungguh menjadi sumbangan bagi perbaikan peradaban manusia, memperkuat solidaritas sosial dan persaudaraan sesama manusia serta memperkokoh persatuan bangsa dan negara Indonesia.

Baca Juga: Dukung Bahar Bin Smith Dipenjara, Ferdinand Hutahaean Kini Ikut Masuk Bui

Sebelumnya Bareskrim Mabes Polri resmi menetapkan Ferdinand Hutahaen sebagai tersangka kasus ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), Senin (10/1/2022).

Halaman:

Editor: Dudun

Sumber: republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Namanya Dicatut, Sekda Kota Bekasi Angkat Bicara

Minggu, 17 April 2022 | 16:53 WIB
X