• Senin, 29 November 2021

173 Ribu Guru Honorer Lolos Seleksi PPPK, Nadiem Bilang yang Gak Lolos Jangan Patah Arang

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:51 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengumumkan sebanyak 173.329 peserta lolos seleksi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kategori guru 2021. (kemdikbud.go.id)
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengumumkan sebanyak 173.329 peserta lolos seleksi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kategori guru 2021. (kemdikbud.go.id)

SATUARAH.CO – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengumumkan sebanyak 173.329 peserta lolos seleksi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kategori guru 2021.

Nadiem mengatakan sebanyak 322.665 formasi dilamar oleh guru honorer dalam seleksi tahap pertama ini. Dari jumlah itu, 173.329 orang (64 persen) dinyatakan lolos seleksi dan akan diangkat menjadi guru PPPK.

"Saya ingin mengucapkan selamat pada 173.329 guru honorer yang diangkat menjadi PPPK. Ini adalah angka yang terbesar, dan ini adalah hari historis bagi kita semua," kata Nadiem dalam YouTube Kemendikbud RI, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga; Pimpinan DPR Diharapkan Bisa Mendengar Harapan dan Kebutuhan Guru Honorer

Pihaknya juga menyampaikan kepada guru yang tidak lolos tahap pertama seleksi PPPK agar tak patah arang. Guru honorer bisa kembali mengikuti seleksi di tahap kedua dan ketiga yang bakal diselenggarakan pada tahun ini.

"Bagi yang tidak lolos jangan khawatir karena bisa mengambil tesnya lagi di tahun ini, bisa juga untuk tahun depan, jadinya setiap guru honorer diberikan 3 kesempatan untuk mengambil tes seleksi," ujarnya.

Peserta seleksi bisa mengakses langsung hasil seleksi tahap pertama melalui laman gurupppk.kemdikbud.go.id/hasil_tahap_1/ hari ini mulai pukul 12.00 WIB.

Baca Juga; Soal Pembangunan Infrastruktur 2021, Ini Harapan Kepala Bappeda Kab Bekasi

Pengumuman PPPK guru tahap pertama sebelumnya molor dari rencana awal 24 September menjadi 8 Oktober. Penundaan itu terjadi karena kebijakan afirmasi yang dikritik banyak forum guru.

Halaman:

Editor: Dudun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lawan Informasi Hoaks, MUI DKI Bentuk Pasukan Siber

Minggu, 21 November 2021 | 20:34 WIB
X