• Selasa, 26 Oktober 2021

Vaksinasi Door To Door, Ini Harapan Warga Perumahan Mayang Pratama Ke Puskesmas Mustikasari

- Minggu, 26 September 2021 | 13:25 WIB
Vaksinasi door to door yang dilaksanakan Puskesmas Mustikasari, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Bekasi Kota, tidak hanya dilakukan di Jalan Jati Kencana I Blok 13. Namun, agar dilakukan secara menyeluruh di perumahan tersebut. (Dudun Hamidullah)
Vaksinasi door to door yang dilaksanakan Puskesmas Mustikasari, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Bekasi Kota, tidak hanya dilakukan di Jalan Jati Kencana I Blok 13. Namun, agar dilakukan secara menyeluruh di perumahan tersebut. (Dudun Hamidullah)

SATUARAH.CO – Langkah Puskesmas Mustikasari mengadakan vaksinasi door to door ke warga di Perumahan Mayang Pratama, Jalan Jati Kencana I Blok 13 No. 4 RT 01 RW 08, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Bekasi Kota, disambut gembira setempat.

Mereka berharap program Puskesmas Mustikasari menggelar kegiatan vaksinasi door to door ke rumah warga, tidak hanya dilakukan di Jalan Jati Kencana I Blok 13. Namun, agar dilakukan secara menyeluruh di perumahan tersebut.

Pasalnya, kata Sugiantie, salah satu warga Perumahan Mayang Pratama, Jalan Jati Kencana V Blok C2, RT 04 RW 08, masih ada warga di sana yang belum divaksin, termasuk dirinya.

“Saya sangat senang mendengar Puskesmas Mustikasari menggelar vaksinasi door to door ke warga di Perumahan Mayang Pratama. Tapi   kalau bisa dilakukan secara menyeluruh,” katanya kepada satuarah.co, Minggu (26/9/2021).

Sementara itu, perawat Puskesmas Mustikasari, Nina Rohanah mengatakan, vaksinasi gratis yang dilakukan Puskesmas Mustikasari sasarannya adalah warga yang tidak sempat ke gerai vaksin. Maka itu, pihak puskesmas langsung door to door ke rumah warga. “Dan, kegiatan ini dimulai awal September 2021,” kata Nina.

Dia menjelaskan, tujuan vaksinasi gratis, dalam rangka membantu program pemerintah bersama tiga pilar Bekasi Kota memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Alhamdulillah, warga Mustikasari yang sudah divaksin tahap I dan tahap II mencapai 70 persen,” ujarnya.

Namun, lanjut Nina Rohanah, ada beberapa faktor yang menyebabkan warga gagal saat proses skrining sebelum divaksin. Misalnya, banyak warga yang mempunyai penyakit bawaan sehingga vaksinasi gagal dilakukan.

Mengenai dosis vaksin yang digunakan, menurut Nina Rohanah, vaksin yang digunakan adalah Astra dosis I dan II, Fhizer dosis I dan II serta Sinovac II.

Salah satu warga yang ikut vaksinasi tahap II, Rajt Kartika Oman Putriwijaya mengaku senang dengan adanya penyelenggaraan vaksinasi di Perumahan Mayang Pratama.

Halaman:

Editor: Dudun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dicoret dari BLT Subsidi Gaji, Ini Alasannya

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:59 WIB
X